Subtle Energy secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu Prana (Makrokosmos) dan Shakti (Mikrokosmos).
Energy Prana dapat diberikan dengan mudah dengan proses insiasi oleh seorang Master terhadap energy tersebut, sedangkan energy Shakti hanya dapat dibangkitkan sesuai dengan kesadaran orang tersebut.
Energy Prana dapat digunakan dengan kesadran normal (cukup dengan niat dan pasrah), berbeda dengan Energy Shakti yang perlu proses meditasi, fokus, konsentrasi dsb. untuk menggunakannya.
Berbagai tradisi yang termasuk pada Energy Prana:
- Reiki (dan berserta variannya)
- Karuna Ki
- Seichim 7 Facet
- Tera Mai Seichem
- Tradisi Prana (Choa Kok Sui)
- Tenaga Dalam metafisik
- dsb.
Berbagai tradisi yang termasuk pada Energy Shakti
- Kundalini
- Ilmu Hikmah
- Ilmu Haq
- Mantra & Doa
- dsb
Dalam berbagai tradisi Subtle Energy, jika sesorang ingin mengakses suatu energy maka ia harus mendapatkan inisiasi terlebih dahulu. Inisiasi ini dimaksudkan agar orang tersebut dapat selaras dengan frekuensi energy yang akan diakses.
Dalam Prana Shakti proses inisiasi terdapat 2 macam, yaitu Abhiseka dan Shaktipat, Abhiseka merupakan proses penyelarasan energy prana, dan Shaktipat proses penyelarasan energy Shakti
Kali ini kita akan membahas secara sederhana tentang Chakra utama ini.
Dalam sistem India Kuno, dikenal sistem Chakra, Sushumna, Ida, Pingala, dsb. (termasuk Kundalini).
Kembali ke soal Holistic, dimana manusia dipandang sebagai kesatuan dari berbagai eksistensi kesadaran, secara global dapat disederhanakan menjadi tubuh fisik dan tubuh non fisik, atau kelak dikenal sebagai tubuh energi. Untuk keperluan inilah di setiap wilayah esoterism dikembangkan sistem modeling (pemodelan) untuk menggambarkan keholistikan ini, yang nantinya berlanjut kepada pengetahuan yang merupakan hasil dari pemodelan ini.